DENPASAR – Polsek Denpasar Timur memastikan dua prosesi upacara Ngaben berjalan lancar, aman, dan tertib pada Sabtu (10/1/2026).
Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pecalang di wilayah Kelurahan Kesiman dan Desa Kesiman Petilan.
Prosesi Ngaben pertama dilaksanakan di Banjar Ceramcam, Kelurahan Kesiman, untuk almarhumah Ni Wayan Rimbeg (67), yang meninggal dunia karena sakit.
Baca Juga: Wakil Bupati Tapteng Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Tegaskan Sinergi Jaga Kamtibmas Upacara diawali dengan Ngaskara di rumah duka, dilanjutkan prosesi pamitan di pemerajaan, dan pemberangkatan jenazah menggunakan bade yang diiringi warga dan keluarga almarhumah.
Sementara prosesi Ngaben kedua berlangsung di Desa Kesiman Petilan, melibatkan warga dari Banjar Bukit Buwung, Banjar Meranggi, dan Banjar Kehen.
Upacara untuk almarhum I Made Maka (71), I Nyoman Purniartha (77), dan I Made Kama (72) berjalan dengan pengawalan ketat aparat keamanan, mulai dari jalur prosesi hingga Setra Adat Kesiman.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesiman, Bripka Wayan Artawa, bersama Babinsa Koptu I Wayan Suandika, menekankan pentingnya sinergi aparat keamanan dan unsur adat untuk menjaga ketertiban, mengatur arus lalu lintas, dan mencegah gangguan keamanan.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menyatakan bahwa pengamanan prosesi adat adalah wujud pengabdian Polri dan TNI kepada masyarakat.
"Kehadiran aparat di setiap kegiatan adat bertujuan agar seluruh rangkaian prosesi berjalan aman, tertib, dan khidmat," ujarnya.
Dua prosesi Ngaben di wilayah Kesiman ini berjalan dengan lancar berkat kolaborasi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat adat, memastikan tradisi budaya Bali tetap terjaga dengan aman dan kondusif.*