LABUAN BAJO, NTT – Setelah 15 hari melakukan pencarian, operasi evakuasi korban KM Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, resmi dihentikan, Jumat, 9 Januari 2026.
Satu korban, anak laki-laki pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, masih belum ditemukan.
Seluruh tim SAR dan kapal pencarian kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo pukul 12.00 Wita.
Baca Juga: Tiga Hari Pencarian, Jasad Wisatawan Tenggelam di Pantai Mandiri Akhirnya Ditemukan Kepala Kantor Basarnas Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, menyatakan pencarian terakhir hanya berlangsung setengah hari.
"Sekitar jam 12.00 Wita kami sudah kembali dari proses pencarian," kata Fathur.
Tragedi ini menewaskan Fernando, putrinya berusia 12 tahun, dan anak laki-laki berusia 10 tahun.
Jasad Fernando ditemukan pada 4 Januari 2026, putrinya pada 29 Desember 2025, dan anak laki-laki korban lainnya ditemukan dalam bangkai kapal pada 6 Januari 2026 di Pantai Pede, Pulau Komodo, sekitar 14 kilometer dari lokasi kapal tenggelam.
Istri dan anak bungsu Fernando selamat dari insiden kapal tenggelam yang terjadi sehari setelah Natal 2025.
Basarnas menyatakan bahwa penutupan pencarian merupakan prosedur standar setelah operasi maksimal dilakukan dan korban tidak ditemukan.
Pengumuman resmi mengenai penutupan operasi ini akan disampaikan langsung oleh Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional.*
(d/dh)