JAKARTA – Pemerintah melaporkan perkembangan pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Satu bulan setelah bencana, sebanyak 72 dari total 78 ruas jalan nasional yang terdampak dilaporkan telah kembali terhubung.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan penanganan dilakukan secara masif sejak bulan pertama pascabencana.
Baca Juga: Viral RSUD Tebing Tinggi Disebut Tolak Pasien, Ini Klarifikasi Direktur Pemerintah, kata dia, fokus pada pemulihan infrastruktur dasar, layanan publik, serta penyediaan hunian bagi warga terdampak.
"Dari 78 ruas jalan nasional yang terdampak, 72 ruas kini sudah tersambung. Selain itu, 17 jembatan bailey besar telah terpasang dan 1.100 unit hunian sudah siap digunakan," kata Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Jumat, 9 Januari 2026.
Di sektor layanan kesehatan, Teddy menyebut seluruh 87 rumah sakit dan 860 puskesmas di wilayah terdampak telah kembali beroperasi.
Aktivitas pendidikan, pasar, serta kegiatan ekonomi masyarakat juga mulai berjalan secara bertahap.
Pemaparan tersebut disampaikan Teddy usai menghadiri rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera yang digelar di Kementerian Dalam Negeri.
Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala Staf Umum TNI Richard Tampubolon, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Sekretariat Kabinet menyatakan rapat itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden yang menugaskan Kementerian Dalam Negeri memimpin percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pemerintah menargetkan memasuki bulan kedua pascabencana, pemulihan dilakukan dengan perencanaan strategis yang lebih terukur dan terkoordinasi.*