MEDAN — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Whisnu Hermawan Februanto, memimpin langsung serah terima jabatan dan pengukuhan Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres jajaran Polda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis, 8 Januari 2026.
Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2871A, ST/2871B, ST/2871C, dan ST/2871D/XII/KEP./2025.
Total sebanyak 42 personel Polri terlibat dalam rangkaian mutasi itu.
Baca Juga: Harapan Bukit Jengkol Bangkit! Polres Langkat Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir, Air Bersih Kembali Mengalir Dari jumlah tersebut, 16 personel masuk ke lingkungan Polda Sumut, 15 personel keluar, sembilan personel mengalami rotasi jabatan, dan dua personel dikukuhkan dalam jabatannya.
Pergantian jabatan mencakup sejumlah posisi strategis, antara lain Karo SDM, Karo Ops, Direktur Samapta, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Polisi Perairan dan Udara, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan, serta sejumlah Kapolres di wilayah hukum Polda Sumut.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari strategi organisasi untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
"Mutasi dan rotasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier serta upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kinerja personel Polri, khususnya di lingkungan Polda Sumatera Utara," kata Whisnu.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, serta menjaga kepercayaan publik.
"Saya berharap pejabat yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan, menghadirkan inovasi, dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Utara," ujarnya.
Melalui sertijab dan pengukuhan tersebut, Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan pelayanan publik, dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.*