ACEH UTARA — Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 38 kepala keluarga korban banjir bandang di Gampong Riseh Baroh, Mukim Sawang Selatan, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPD ASLI Aceh, Muhammad Nasir, S.Ked, kepada Keuchik Gampong Riseh Baroh, Basmawi, di lokasi pengungsian pada Rabu, 7 Januari 2026.
Berbeda dari bantuan sembako pada umumnya, ASLI Aceh memilih menyalurkan bantuan berdasarkan kebutuhan nyata warga di pengungsian.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Terima Donasi Rp4,7 Miliar dari Pemko Batam untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut Hasil dialog langsung dengan para penyintas menunjukkan kebutuhan mendesak terhadap peralatan memasak mandiri dan perlengkapan tidur.
"Warga ingin bisa memasak sendiri, terutama menjelang Ramadan, agar tidak terus bergantung pada dapur umum. Karena itu, bantuan kami fokuskan pada peralatan memasak," kata Muhammad Nasir.
Setiap keluarga menerima satu set kompor gas satu tungku lengkap dengan regulator, peralatan dapur berupa kuali, piring, sendok, dan gelas, serta dua buah bantal untuk menunjang kenyamanan selama tinggal di tenda pengungsian.
Menurut Nasir, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban fisik dan psikologis warga, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri di tengah kondisi keterbatasan.
Gampong Riseh Baroh merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah akibat banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada 27 November 2025.
Desa yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Sawang itu diterjang air bah hingga menyebabkan 38 rumah warga hilang tersapu arus.
"Kerusakan yang terjadi bukan hanya materi, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi warga," ujar Nasir.
Keuchik Gampong Riseh Baroh, Basmawi, mengapresiasi kepedulian ASLI Aceh terhadap warganya.
Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang saat ini masih bertahan di pengungsian.