ABDYA– Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menuntaskan tugasnya di Gayo Lues dan melanjutkan misi kemanusiaan ke Takengon, Aceh Tengah, Senin (5/1/2026).
Informasi disampaikan oleh Muslim, Koordinator Posko MDMC Aceh Barat Daya (Abdya), bahwa tim yang terdiri dari 30 personel meliputi tim medis, SAR, psikososial, dan logistik telah bekerja intens selama sebulan di Gayo Lues, sejak 5 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Selama bertugas, relawan mendirikan Pos Layanan di Desa Betukah dan menyalurkan sekitar 6,5 ton logistik melalui Lazismu dan MDMC Abdya.
Baca Juga: Sekda Aceh Terima Bantuan Rp500 Juta dari Pemko Makassar untuk Pemulihan Korban Banjir Selain pelayanan sosial, Tim MDMC DIY juga membangun "masjid darurat" sebagai wujud respons terhadap kebutuhan spiritual masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
Rifky, koordinator tim, menyampaikan bahwa pembangunan masjid darurat bertujuan memberi kekuatan ruhani bagi warga agar tidak terpuruk dalam musibah.
Perpindahan lokasi tim menuju Takengon berlangsung khidmat di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Abdya.
Sebanyak 11 personel menggunakan satu unit mobil double cabin 4x4, satu ambulance 4x4, dan tiga sepeda motor trail menembus jalur ekstrem Beutong yang juga terdampak bencana.
Ketua PD Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan, memberikan apresiasi atas pengorbanan relawan.
"Terima kasih atas responsif dan empati seluruh tim yang telah mengorbankan segalanya demi kemanusiaan," ucap Nazli.
Sementara itu, Muslim Abdy Kamal, Koordinator Lazismu dan MDMC PDM Abdya, menegaskan bahwa pendistribusian bantuan tidak berhenti.
Bantuan akan terus disalurkan ke Takengon dan Bener Meriah sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Donasi masyarakat masih dapat disalurkan melalui rekening Lazismu Abdya di Bank Aceh (09002400046205) dan BSI (7099459578), dengan konfirmasi ke nomor 082211143199.