GIANYAR — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Intelijen Polri yang ke-80, Polres Gianyar menggelar acara syukuran di Rupatama Catur Prasetya Polres Gianyar, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKBP Chandra C. Kesuma, Kapolres Gianyar, bersama I Gusti Agung Eka Yudhistira, Kasat Intelkam Polres Gianyar, dan dihadiri oleh personel Intel Polres Gianyar serta jajaran Polsek.
Acara syukuran ini berjalan dengan khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan rasa syukur atas pengabdian panjang fungsi intelijen Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat.
Baca Juga: 848 Pelari Ikuti Keramas Run 2026, Pengamanan Terpadu Polres Gianyar Sukses Doa Bersama dan Prosesi Pemotongan Tumpeng
Rangkaian kegiatan syukuran dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ansori, yang memohon agar seluruh personel Polri, khususnya yang bertugas di fungsi intelijen, senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam melaksanakan tugas.
Setelah doa bersama, prosesi pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kapolres Gianyar.
Tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada anggota intelijen tertua dan termuda di Polres Gianyar, serta diberikan pula kepada anak-anak yatim piatu dari Yayasan Yapenatim Gianyar.
Penyerahan tumpeng ini tidak hanya melambangkan rasa syukur, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan serta kepedulian sosial Polres Gianyar terhadap sesama.
Apresiasi dan Harapan Kapolres Gianyar
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Chandra C. Kesuma menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran fungsi intelijen Polri atas dedikasi mereka selama ini.
Ia menegaskan bahwa Hari Jadi ke-80 Fungsi Intelijen Polri ini merupakan momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan soliditas dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
"Fungsi intelijen memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui deteksi dini dan peringatan dini. Hal ini sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Gianyar," ujar AKBP Chandra.