JAKARTA — Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono, menegaskan bahwa penanganan bencana di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dilakukan dengan pendekatan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
Ivan menjelaskan, pendekatan TSM merupakan arahan langsung Presiden yang disampaikan berulang kali, baik dalam Sidang Kabinet Paripurna, rapat terbatas, maupun saat mengunjungi lokasi terdampak bencana.
Presiden menekankan agar tidak ada praktik "wisata bencana" oleh pejabat, melainkan setiap kunjungan ke lokasi bencana harus disertai kerja nyata dan bantuan langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Kirim 1.138 Praja IPDN Percepat Pemulihan Layanan Pemerintah Pasca-Bencana Sumatra Pendekatan ini terlihat jelas dalam kunjungan Presiden ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang selalu diikuti oleh menteri dan pejabat terkait, seperti Menteri PU, Panglima TNI, Kepala Staf TNI, Menteri ESDM, hingga Dirut PLN, untuk memastikan percepatan kerja di lapangan.
Ivan mencontohkan, pembangunan jembatan darurat oleh aparat TNI berhasil diselesaikan dalam kurang dari satu minggu, jauh lebih cepat dibanding perkiraan awal.
Presiden juga menunjuk KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Ketua Satgas Percepatan Pemulihan Jembatan agar penanganan lebih terkoordinasi dan cepat.
Selain pendekatan struktural, Ivan menekankan sisi kepemimpinan lapangan dan empati Presiden Prabowo.
Latar belakang Presiden sebagai prajurit tempur membentuk gaya kepemimpinan yang terbiasa turun langsung ke lapangan, mengecek pelaksanaan perintah, dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kehadiran Presiden di lokasi bencana juga menjadi bentuk trauma healing, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak. Presiden ingin memastikan rakyat benar-benar merasakan perhatian negara," ujarnya.
Dalam penanganan bencana, Presiden memprioritaskan:- Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap- Percepatan perbaikan fasilitas publik- Bantuan stimulan bagi warga terdampak- Pemenuhan kebutuhan dasar- Perbaikan infrastruktur air bersih- Restrukturisasi kredit masyarakat terdampak
Ivan menegaskan, seluruh langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana ala Presiden Prabowo dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
"TSM bukan sekadar istilah. Ini adalah cara kerja agar pemulihan berjalan cepat dan benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ivan.*