JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan rencana transformasi Bulog menjadi badan di bawah Presiden Prabowo Subianto tengah dibahas intensif di Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Rizal menjelaskan, proses pembahasan masih berlangsung, termasuk rapat lanjutan yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
"Sedang proses di Komisi IV DPR RI, sedang digodok. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera ada kepastiannya," ujar Rizal dalam media briefing capaian Bulog 2025 dan strategi 2026 di Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga: Bulog: 70 Ribu Hektare Sawah Rusak di Sumatra Siap Beroperasi Kembali dalam 3 Bulan Transformasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang ingin memperkuat peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Rizal menegaskan, ke depan Bulog tidak hanya akan mengurusi beras dan jagung, tetapi juga menjamin ketersediaan komoditas pangan strategis lain seperti telur, daging, dan minyak.
"Sesuai harapannya Bapak Presiden, Bulog jaya seperti dulu. Mandiri artinya kita pegang sendiri beras, telur, daging, minyak. Jangan dipegang orang lain," katanya.
Meski begitu, Rizal menekankan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPR RI, khususnya Komisi IV dan Komisi VI. Bulog siap menjalankan apapun keputusan yang ditetapkan.
"Ini digodok nanti dari Komisi IV. Kami tinggal perintah, siap melaksanakan tugas. Bulog siap melaksanakan tugas pemerintah maupun DPR RI Komisi IV dan VI," pungkas Rizal.
Transformasi Bulog diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus meningkatkan kapasitas distribusi dan penyimpanan komoditas strategis, terutama menghadapi tantangan ketahanan pangan global.*
(vo/ad)