ACEH TAMIANG – Presiden RI Prabowo Subianto menyambut baik minat pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur hasil banjir bandang di Aceh.
Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).
Prabowo mengatakan bahwa pihak swasta berminat membeli lumpur dari sungai maupun lahan pertanian terdampak.
Baca Juga: Hunian Danantara Siap Diserahkan 8 Januari, Pemerintah Percepat Bantuan Pascabencana Sumatera "Silahkan, ini saya kira bagus sekali jika ada swasta yang membeli lumpur," ujarnya.
Menurut Prabowo, gagasan tersebut dapat membantu pembersihan muara sungai (kuala) dan pendangkalan sungai, sekaligus mempercepat kesiapan menghadapi cuaca ekstrem di masa mendatang.
Ia menekankan, langkah ini harus segera dirumuskan dan dieksekusi agar manfaatnya maksimal.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menambahkan, TNI mendukung percepatan pembersihan lumpur agar kapal dan alat berat dapat langsung masuk ke titik-titik penanganan bencana.
"Kita lakukan dua sekaligus, satu pendalaman sungai, satu membawa alat berat sehingga bisa membersihkan kayu dan lumpur sekaligus," katanya.
Pendekatan ini dinilai strategis karena selain mempercepat evakuasi dan pemulihan, juga dapat membuka akses transportasi sungai untuk distribusi bantuan.
Prabowo menginstruksikan agar langkah ini dilakukan tidak hanya di Aceh Tamiang, tetapi juga di wilayah lain yang terdampak seperti Bieuren dan Sibolga.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah koordinatif pemerintah bersama swasta dan TNI untuk mempercepat penanganan pascabencana, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan ekstrem di Sumatera.*
(d/dh)