ACEH TENGAH – PT PLN (Persero) terus berupaya memulihkan jaringan distribusi listrik di Aceh Tengah, khususnya Kota Takengon, pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang merusak infrastruktur ketenagalistrikan.
Hingga saat ini, PLN telah menormalkan 323 gardu distribusi dan menyalurkan listrik ke 184 desa.
Meski begitu, akses jalan darat yang terbatas dan kondisi cuaca masih menjadi kendala utama mobilisasi peralatan dan material ke lokasi terdampak.
Baca Juga: TNI AD Buka Rekrutmen Tamtama PK 2026, Pendaftaran Gratis Hingga 29 Januari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan perusahaan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat setempat untuk membuka akses ke wilayah yang terisolasi.
"Kami memahami urgensi listrik bagi masyarakat Takengon. Bersama Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat, kami terus membuka akses jalan untuk mobilisasi material yang terbatas," ujar Darmawan, Sabtu (27/12/2025).
Sebelumnya, PLN juga mengirimkan genset ke RSUD Takengon melalui jalur udara untuk menjaga layanan kesehatan tetap berjalan.
Setelah akses darat memungkinkan, PLN akan mempercepat perbaikan dan pendirian kembali jaringan distribusi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Eddi Saputra, menambahkan, pihaknya masih menormalisasi 139 gardu distribusi terdampak secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan petugas dan keandalan pasokan listrik.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas kerja keras timnya dalam memulihkan pasokan listrik di wilayah yang terdampak.*
(d/dh)