JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem menyusul aktifnya Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia.
Sistem ini terpantau mulai 11 Desember 2025 dan memiliki peluang berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam mendatang.
Menurut Tropical Cyclone Warning Center Jakarta, meski pusat bibit siklon berada di laut lepas, dampaknya sudah dapat dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia hingga 22 Desember 2025.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Luwu Timur, Berpusat di Darat Warga di beberapa daerah diimbau tetap waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di: Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Selain itu, angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah yang sama.
Gelombang laut tinggi berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter (kategori sedang) diprediksi di perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga NTB, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB.
BMKG menekankan agar nelayan dan pengguna transportasi laut tetap berhati-hati dan selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, karena kondisi bibit siklon dapat berubah cepat.*
(d/dh)