MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Kampung Durian, Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (20/12/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk mendengar langsung keluhan warga yang mengalami krisis air bersih sejak bencana menerjang pada Senin (24/11/2025).
Bobby menjelaskan, kesulitan air bersih di daerah tersebut terjadi karena sejumlah sumur rusak dan tertimbun material longsor.
Baca Juga: Pemulihan Pascabanjir Tapanuli Tengah: Huntara Dibangun untuk Warga yang Rumahnya Rusa Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah akan menyuplai air bersih terlebih dahulu dan selanjutnya membangun sumur bor.
"Kita akan suplai air bersih terlebih dahulu, kemudian kita bangunkan sumur bor agar kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi," ujar Bobby dalam keterangan tertulis.
Selain itu, Bobby juga meninjau lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) di Kebun Hutapesong, PTPN IV, yang akan menampung lebih dari 200 unit rumah bagi warga terdampak.
Pemerintah berencana merelokasi rumah-rumah warga yang rusak ke lokasi yang aman, dengan kesepakatan bersama warga.
Bencana longsor dan banjir di Kampung Durian tercatat sebagai salah satu wilayah terparah di Tapsel.
Berdasarkan data BPBD per Sabtu (20/12/2025) pukul 08.00, jumlah korban meninggal mencapai 88 orang, 30 hilang, 835 terluka, dan 5.275 warga masih mengungsi. Puluhan rumah mengalami kerusakan berat bahkan hilang tertimbun material longsor.
"Langkah ini diharapkan bisa mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," kata Bobby.*
(k/dh)