DELI SERDANG – Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 menegaskan semangat toleransi dan kepedulian sosial di tengah kebhinekaan.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, hadir bersama Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Minggu (14/12), untuk merayakan momentum itu.
"Di Deli Serdang, toleransi antarumat beragama terlihat nyata. Dalam satu hari, ada dua perayaan keagamaan. Pagi untuk umat Buddha, dan sore untuk Natal Oikumene. Ini bukti kebhinekaan dan kerukunan terus terjaga," ujar Bupati Asri.
Baca Juga: Bareskrim Polri Periksa 17 Orang Terkait Kayu Gelondongan Terbawa Arus Banjir Tapanuli Perayaan Natal tahun ini mengusung subtema menghadirkan Tuhan dalam hidup, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Bupati Asri menekankan pentingnya empati terhadap saudara yang terdampak bencana, terutama di Tapanuli dan wilayah lain.
Ia juga mengapresiasi ASN dan masyarakat Kristiani yang aktif membantu pemulihan pascabencana sehingga Deli Serdang lebih cepat pulih dibandingkan daerah lain.
Dalam perayaan yang diikuti berbagai denominasi gereja, panitia juga menggalang donasi spontanitas senilai Rp20 juta.
Bantuan ini akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Selain ibadah, kegiatan ini dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial, termasuk enam unit kursi roda, enam tongkat ketiak, bantuan beras, dan penyerahan dokumen kependudukan berupa akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, serta kartu keluarga.
Ketua Panitia, Dr Ir Remus Hasiholan Pardede MSi, menekankan bahwa Natal Oikumene ini bertujuan memperkuat iman umat Kristiani, membangun kerukunan antarumat beragama, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis kebhinekaan.
Perayaan Natal Oikumene di Deli Serdang menjadi cermin kolaborasi positif antara pemerintah, gereja, dan masyarakat untuk mewujudkan kehidupan rukun, inklusif, dan berbagi kasih kepada yang membutuhkan.*