DELI SERDANG – Kecamatan Sunggal menjadi salah satu wilayah terdampak terparah dari bencana banjir di Kabupaten Deli Serdang beberapa waktu lalu.
Untuk memperkuat semangat dan mental masyarakat pascabencana, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menghadiri Zikir Akbar dan Doa Bersama yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Sabtu (13/12/2025), di Lapangan Sepakbola Desa Medan Krio.
"Melalui zikir dan doa bersama ini, saya berharap masyarakat memperoleh kekuatan batin dan semangat untuk bangkit," ujar Lom Lom di hadapan sekitar 1.500 warga yang hadir.
Baca Juga: Sabet 16 Medali Emas! Tanjung Morawa Juara Umum Porkab Deli Serdang 2025, Persiapan Porprovsu 2026 Dimatangkan Wabup juga memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Komdigi, yang dalam lima bulan terakhir telah dua kali meninjau wilayah terdampak banjir.
Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menekankan pentingnya pemulihan konektivitas pascabencana sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
"Wilayah Sunggal memang termasuk yang paling terdampak. Kami hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan masyarakat tidak kehilangan akses komunikasi," ujarnya.
Banjir sempat merusak infrastruktur telekomunikasi. Dari 9.612 menara telekomunikasi, sebanyak 4.368 tower terdampak banjir.
Namun hingga kini, 4.273 tower atau sekitar 97,8 persen telah berhasil dipulihkan.
Pemulihan jaringan menjadi prioritas agar masyarakat tetap bisa mengakses informasi penting terkait keluarga dan lingkungan.
Selain itu, Komdigi juga mendirikan posko dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak banjir bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan mental masyarakat, terutama anak-anak.