TAPANULI SELATAN - Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Aufa Royhan kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dengan melaksanakan penyaluran bantuan berupa bahan pokok kepada warga Desa Napa.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses pendistribusian bantuan.
Kedatangan tim PKM disambut hangat oleh para perangkat desa dan masyarakat setempat.
Baca Juga: Mendikdasmendan PWM Aceh Bersinergi Pulihkan Sekolah Muhammadiyah Terdampak Banjir Warga terlihat antusias karena bantuan bahan pokok ini sangat dibutuhkan, terutama bagi keluarga yang tengah menghadapi kondisi ekonomi sulit.
Kehadiran Prodi Kesehatan Masyarakat membawa semangat baru sekaligus bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, tim PKM menyalurkan paket bantuan berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan harian lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga Desa Napa, sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa sejak dini.
Koordinator kegiatan PKM menyampaikan bahwa pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga dilatih untuk terjun langsung ke masyarakat, melihat kondisi sesungguhnya, serta memberikan kontribusi nyata sesuai bidang keilmuan mereka.
Selain penyerahan bantuan, tim juga melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan lingkungan dan masalah sosial yang ada di desa tersebut.
Informasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut kegiatan PKM berikutnya, sehingga bantuan dan program yang diberikan dapat semakin tepat sasaran.
Pihak desa sangat mengapresiasi kepedulian Universitas Aufa Royhan melalui Prodi Kesehatan Masyarakat.