ACEH TAMIANG – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyambangi korban bencana banjir di salah satu desa terdampak parah, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025).
Kedatangan Anies tidak hanya untuk menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan dorongan semangat kepada masyarakat setempat.
Baca Juga: Umrah di Tengah Bencana dan Tanpa Izin Gubernur Aceh, Bupati Aceh Selatan Dicopot Sementara Di lokasi, terlihat rumah-rumah rusak parah akibat hantaman kayu hasil ilegal logging yang terbawa arus banjir dari pegunungan.
Anies berinteraksi dengan salah satu pengurus Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, yang menjadi benteng alami melindungi pemukiman dari hantaman kayu besar.
Ia menyebut bencana ini sebagai musibah, namun tetap menekankan pentingnya hikmah di balik musibah.
"Tadi bapak bilang kayu ini dengan akar-akarnya, iya ini artinya kayu ini langsung dari hutan, ada yang sudah terpotong-potong juga," kata Anies.
"InshaAllah, dalam suasana seperti ini, berbicara hikmah memang sulit. Tapi kita percaya hikmah itu ada."
Anies juga menyinggung sejarah panjang pesantren tersebut, yang pada 2005 pernah diterpa bencana serupa.
Ia meyakini pondok pesantren akan tetap berdiri kokoh dan menjadi simbol ketahanan masyarakat.
"Pondok pesantren ini semakin tua semakin kokoh. Biar masjid ini menjadi simbol," ujar Anies, sambil menanyakan nama masjid yang berada di kompleks pesantren.
Ustadz menjawab, "Masjid Assunnah, Pesantren Darul Mukhlisin."