PADANGSIDIMPUAN – PDAM Tirtanadi Cabang Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, bergerak cepat menyalurkan air bersih kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor.
Gangguan layanan air minum terjadi akibat kerusakan jaringan perpipaan dan instalasi pengolahan air yang tidak dapat berproduksi.
Sejumlah kelurahan di Padangsidimpuan, termasuk Jalan Mangga, Kelurahan Wek IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, mengalami gangguan distribusi air minum selama beberapa hari terakhir.
Baca Juga: 120 Tenda Darurat ESDM Siap Bantu Pengungsi Tapsel Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Tapsel, Malintang Harahap, menegaskan bahwa penanganan krisis air menjadi prioritas. "Support yang cepat adalah kunci.
Yang terpenting masyarakat segera mendapatkan suplai air minum meskipun instalasi pengolahan airnya terganggu," ujar Harahap dalam konferensi pers, Senin (8/12/2025).
Bantuan yang disalurkan meliputi:-Pengiriman tangki air bersih ke sejumlah kelurahan, dengan dua mobil tangki masing-masing berkapasitas 7,5 kubik dan 7,2 kubik.-Distribusi air siap minum untuk kebutuhan langsung warga.-Dukungan teknis pemulihan jaringan perpipaan dengan mobilisasi personel PDAM sebagai respons cepat.
Harahap menambahkan, perubahan iklim dan cuaca ekstrem menjadi faktor utama gangguan layanan air belakangan ini. Intensitas hujan, banjir, dan longsor memengaruhi kualitas dan kuantitas air sumber PDAM.
"Layanan air minum bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga tanggung jawab moral," tegas Harahap.
Salah satu warga yang menerima bantuan di Jalan Mangga mengaku bersyukur atas langkah cepat PDAM.
"Distribusi air bersih ini sangat membantu kami yang sudah kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa hari terakhir," ujarnya, tanpa menyebut identitas.
Langkah cepat PDAM Tirtanadi menjadi contoh respons tanggap darurat di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berdampak pada layanan publik penting.*
(dh)