JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Aceh dan Sumatera Utara.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan dampak banjir dan longsor, termasuk pembersihan jalur transportasi darat dan pengiriman logistik melalui udara.
"Untuk Sumatera Utara dan Aceh, operasi modifikasi cuaca masih terus kita lakukan. Ini sangat vital, BNPB bersama BMKG terus melaksanakan OMC," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Komisi XIII DPR: Pemprov Tak Kuat Tangani Banjir, Perlu Uluran Pusat Abdul menjelaskan tujuan modifikasi cuaca antara lain untuk memperlancar pekerjaan tim darat dari Kementerian PUPR dan pemerintah daerah, serta memastikan distribusi logistik tidak terganggu cuaca buruk.
BNPB juga memperbarui data korban bencana di Sumatera. Hingga Rabu sore, tercatat 770 orang meninggal dunia dan 463 masih hilang.
Rinciannya, di Aceh 277 meninggal dan 193 hilang; Sumatera Utara 299 meninggal dan 159 hilang; Sumatera Barat 194 meninggal dan 111 hilang.
"Data korban sudah divalidasi dan diverifikasi oleh posko terpadu, termasuk koreksi dari data online sebelumnya," ujar Abdul.
Operasi modifikasi cuaca dan pembenahan jalur transportasi menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana dan memastikan bantuan logistik segera sampai ke masyarakat yang membutuhkan.*
(d/dh)