JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta dalam upacara tertutup di Balairung, Balai Kota, Senin, 1 Desember 2025.
Uus yang sebelumnya menjabat Wali Kota Jakarta Barat menggantikan Marullah Matali, birokrat senior yang telah mengabdi hampir tiga dekade.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 184/TPA Tahun 2025, yang diteken Presiden pada 21 November 2025.
Baca Juga: Normalisasi Ciliwung Dikebut! 634 Bidang Tanah Dibebaskan Meski berlangsung tertutup, keputusan ini segera menarik perhatian karena dianggap sebagai manuver penting dalam mempercepat reformasi pemerintahan jelang masa transisi Jakarta sebagai Daerah Khusus Jakarta (DKJ) pada 2027.
Ucapan Terima Kasih untuk Marullah: "Hubungan Kami Panjang"
Dalam sambutannya, Pramono memberikan penghormatan khusus kepada Marullah Matali atas rekam jejaknya yang panjang di Balai Kota.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih atas loyalitas dan sumbangsih Pak Marullah untuk kemajuan Jakarta. Hubungan kami panjang, bukan hanya sebagai Sekda," kata Pramono.
Marullah yang telah mendampingi tiga gubernur dianggap sebagai salah satu figur kunci di balik stabilitas birokrasi Jakarta selama periode transformasi besar, termasuk masa pandemi.
Uus Dipilih Karena Administrasi, Bukan Lobi
Pramono menjelaskan bahwa pemilihan Uus Kuswanto didasarkan pada kebutuhan akan administrator kuat yang mampu mengawal penataan ulang kewenangan dan kelembagaan Jakarta pascapemindahan ibu kota.
"Saya membutuhkan administrator yang ulung. Tidak ada lobi yang memengaruhi keputusan ini. Saya percaya Pak Uus bisa bekerja sama dengan saya dan Wagub," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi adanya tarik-menarik politik di balik penunjukan Sekda baru, terutama menjelang sejumlah agenda strategis Pemprov DKI.