JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, dana untuk pembangunan 300.000 jembatan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersedia dan siap dialokasikan.
Saat ini, tim kementerian tengah mendata lokasi dan kebutuhan masing-masing jembatan agar pembangunan tepat sasaran.
"Data sedang dikompilasi, termasuk jumlah jembatan yang dibutuhkan di tiap wilayah dan kondisi sungainya. Dalam dua minggu ke depan, data ini akan selesai," kata Purbaya, Sabtu (29/11/2025) di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Komisi XI Minta Menkeu Purbaya Hitung Ulang Rencana Pembekuan Bea Cukai Presiden Prabowo sebelumnya membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Jembatan.
Satgas ini bertugas memastikan pembangunan jembatan berjalan cepat dan merata, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang harus menyeberangi sungai berbahaya saat menuju sekolah.
"Targetnya adalah 300.000 jembatan selesai pada 2026. Ada yang kecil, ada juga jembatan penyebrangan," ujar Presiden Prabowo saat Hari Guru Nasional 2025. Jembatan tersebut akan dibangun di seluruh pelosok, termasuk wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan dan keselamatan anak di daerah pedesaan.
Selain itu, proyek jembatan diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sekaligus membuka peluang ekonomi lokal.
Dengan tersedianya anggaran dan koordinasi lintas kementerian, pemerintah optimistis target 300.000 jembatan dapat tercapai, membawa manfaat langsung bagi keselamatan anak-anak dan akses masyarakat di seluruh nusantara.*
(k/dh)