JAKARTA — Presiden RI ke-7, Joko Widodo, akhirnya angkat suara terkait polemik legalitas Bandara Khusus IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah.
Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah meresmikan bandara milik swasta tersebut, dan memastikan satu-satunya bandara yang ia resmikan di Morowali adalah Bandara Maleo, fasilitas yang dibangun pemerintah.
"Tidak, tidak. Saya tidak pernah meresmikan Bandara IMIP di Morowali," kata Jokowi, Jumat, 28 November 2025.
Baca Juga: Lapas Labuhan Ruku Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam di Berbagai Daerah "Yang saya resmikan itu Bandara Maleo. Tahun persisnya sudah lupa, tapi pasti yang saya resmikan adalah bandara milik pemerintah."
Penegasan Jokowi muncul di tengah sorotan publik dan polemik status operasional Bandara IMIP yang disebut beroperasi tanpa kehadiran perangkat negara, baik Bea Cukai maupun Imigrasi.
Mantan Kepala Negara itu menambahkan, Bandara IMIP bukan bagian dari proyek yang pernah ia resmikan pada 2019.
"Kalau IMIP itu, saya kira memang milik swasta," ujarnya.
Jokowi juga menyinggung bahwa setiap isu kontroversial kerap dikaitkan dengannya.
"Ya, semua hal yang tidak baik kan selalu ditariknya ke saya," kata dia.
Secara terpisah, Komisi III DPR RI mendesak Polri melakukan investigasi komprehensif terkait legalitas dan aktivitas Bandara IMIP.
Anggota Komisi III, Abdullah, mengatakan pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum dalam operasional bandara tersebut.
"Saya mendorong Polri untuk segera melakukan investigasi. Ini penting untuk memastikan seluruh aktivitas di sana sesuai peraturan," ujarnya.