BATU BARA- Lapas Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan Latihan Kesamaptaan dalam rangka pembinaan fisik, mental, dan disiplin (FMD) dengan menggandeng Batalyon Infanteri 126/KC sebagai mitra pelatih, Jum'at(28/11).
Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas pemasyarakatan melalui pola latihan terstruktur dan profesional.
Kehadiran personel Yonif 126/KC memberikan nuansa baru sekaligus memperkuat kualitas pembinaan bagi seluruh peserta.
Baca Juga: Lapas Labuhan Ruku Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam di Berbagai Daerah Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Labuhan Ruku.
Dalam apel tersebut, seluruh pejabat struktural dan peserta pembinaan FMD hadir lengkap, menunjukkan komitmen penuh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lapas.
Suasana apel berlangsung tertib dan khidmat, menandai dimulainya rangkaian latihan kesamaptaan.
Dalam amanatnya, Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Berutu menegaskan bahwa kesamaptaan merupakan bentuk kesiapsiagaan yang wajib dimiliki oleh setiap petugas pemasyarakatan.
Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut kemampuan fisik, tetapi juga kekuatan mental dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Menurutnya, pembinaan semacam ini menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan terkendali.
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai salah satu inti materi pembinaan FMD.
Peserta diberikan arahan mengenai sikap dasar baris-berbaris, termasuk sikap siap, istirahat, dan teknik langkah tegap.
Latihan ini bertujuan membentuk kekompakan sekaligus meningkatkan ketanggapan petugas dalam mengikuti komando secara cepat dan tepat.