JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tujuh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Ia menekankan agar pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik dan memastikan kenyamanan para pengungsi.
"Setiap kebutuhan masyarakat terdampak harus menjadi perhatian pemerintah. Pemberian bantuan logistik jangan sampai terlambat, dan area pengungsian harus dipastikan aman dan nyaman," kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: KPK Yakin KUHAP Baru Tak Akan Ganggu Kewenangannya Selain bantuan logistik, Puan menekankan pentingnya layanan trauma healing bagi korban bencana.
Menurutnya, bencana tidak hanya menghancurkan bangunan tetapi juga berdampak psikologis bagi masyarakat.
"Hindari ego sektoral, pastikan keselamatan masyarakat yang paling utama," ujar politikus PDI-P tersebut.
Berdasarkan laporan BNPB dan Polda Sumut, banjir dan longsor terjadi di tujuh wilayah:-Longsor dan banjir: Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan.-Banjir saja: Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, Nias Selatan.
Jumlah korban meninggal sementara tercatat 17 orang, dengan rincian: lima di Sibolga, delapan di Tapsel, dan empat di Tapteng. Selain itu, ratusan rumah terdampak dan beberapa jembatan terputus, termasuk 1.902 unit rumah terdampak di sembilan kecamatan Tapanuli Tengah.
Puan berharap proses evakuasi yang sedang dilakukan tim SAR berjalan lancar, dan seluruh kebutuhan korban bencana dapat segera terpenuhi.*
(k/dh)