BADUNG– Festival Perlombaan Penjor yang berlangsung di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (23/11/2025), berlangsung lancar berkat pengamanan terpadu dari Babinsa, Pecalang, dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Dalam kegiatan tahunan ini, 52 Banjar menampilkan Penjor terbaik mereka, dihias secara kreatif dan sarat makna filosofis, untuk kemudian dinilai oleh dewan juri.
Penjor merupakan simbol kemakmuran dan persembahan, sekaligus bagian dari tradisi Bali yang sarat nilai budaya.
Baca Juga: Sinergi Pemkab Buleleng dan Kemenkum Bali: Serahkan 34 Sertifikat HKI, Lindungi Karya Kreator Lokal dan Produk Unggulan Kehadiran Babinsa Serda Al Syahdan dan Serda Candra Gunawan di lokasi menjadi bagian dari upaya memastikan festival berjalan tertib dan aman.
"Kehadiran kami sebagai Babinsa adalah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendukung kegiatan positif, dan menjaga keamanan serta ketertiban. Kami berharap festival ini terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya Bali yang kaya," ujar Al Syahdan.
Pengamanan festival ini dilakukan secara sinergis dengan Pecalang dan Dishub, menegaskan komitmen bersama menjaga kelancaran acara.
Partisipasi aktif masyarakat serta kesadaran menjaga ketertiban menjadi kunci sukses terselenggaranya festival ini.
Festival Perlombaan Penjor tidak hanya menjadi ajang kompetisi kreatif, tetapi juga memperkuat identitas budaya Bali dan menjaga tradisi tetap hidup di tengah masyarakat modern.*
(ad)