JAKARTA- Gempa tektonik bermagnitudo 5,0 mengguncang wilayah Samudera Hindia selatan Jawa, dekat Blitar, Senin dini hari, 24 November 2025, pukul 03.40 WIB.
Meski tidak menimbulkan ancaman tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pentingnya masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengakses informasi resmi saat terjadi gempa.
Gempa berpusat di laut pada koordinat 9,21° LS dan 111,85° BT, sekitar 126 kilometer barat daya Blitar, dengan kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem..!! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 23–27 November, Puluhan Daerah di Sumut Diminta Waspada Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan sumber gempa berasal dari aktivitas sesar aktif bawah laut dengan mekanisme pergeseran mendatar atau strike-slip.
"Getaran dirasakan di Kuta pada skala II–III MMI, serta di Karangkates, Nganjuk, Blitar, Tulungagung, dan Bantul pada skala II MMI," ujar Daryono.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 04.20 WIB, lembaga tersebut belum mencatat adanya gempa susulan.
Meski demikian, BMKG menekankan pentingnya literasi kebencanaan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir selatan Jawa yang menjadi jalur rawan gempa akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Daryono mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada informasi yang tidak terverifikasi, terutama pada momentum pascagempa ketika disinformasi kerap beredar cepat melalui media sosial.
"Akses informasi resmi hanya melalui kanal BMKG yang terverifikasi," katanya.
BMKG menyediakan update gempabumi melalui akun resmi Twitter/X @infoBMKG, situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta kanal Telegram InaTEWS.*