AMBON, – Tim SAR Ambon masih belum berhasil menemukan kapal pencari ikan KM Prima Makmur 03 beserta 11 penumpangnya pada hari ketiga pencarian di Laut Banda, Maluku Tengah. Kapal tersebut dilaporkan mengalami kebakaran pada Kamis sore, 20 November 2025.
Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menyampaikan operasi pencarian dilaksanakan dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIT, dengan menjangkau empat titik koordinasi dan total jarak pencarian mencapai 57,58 nautical mile atau sekitar 106,64 kilometer.
"Kami terus menargetkan semua titik pencarian, namun hingga hari ketiga belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR akan dilanjutkan besok pagi," jelas Arafah.
Baca Juga: Media Asing Soroti Pantai Ora, ‘Surga Tersembunyi’ yang Terabaikan di Tengah Fokus Bali KM Prima Makmur 03 berangkat dari Pelabuhan Tulehu pada Sabtu, 8 November 2025, menuju lokasi mancing di Laut Banda. Kapal terbakar sekitar pukul 17.50 WIT pada koordinat 4°33'52.20''S – 128°48'33.55"E.
-Yakob Arnyanyi (Nahkoda, 60 Th)-Kien Julson Sabandar (ABK, 51 Th)-Misran Sumenda (ABK, 51 Th)-Finsen Rahayaan (ABK, 27 Th)-Deki Tatael (ABK, 59 Th)-Hengki Tatael (ABK, 21 Th)-Agung Mamentiwalo (ABK, 29 Th)-Oksin Tatael (ABK, 29 Th)-Otnjel Kolotja (ABK, 51 Th)-Jefry Langelo (ABK, 62 Th)-Melvin Rolando Hitalessy (ABK, 26 Th)
Basarnas bersama TNI AL, Polair, dan instansi terkait lainnya terus mengintensifkan pencarian, berharap seluruh penumpang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.*
(k/dh)