PADANGSIDIMPUAN — Operasi Zebra Toba 2025 memasuki hari keempat pada Kamis (20/11/2025).
Polres Padangsidimpuan bersama jajaran Satlantas dan petugas Jasa Raharja serta Dinas Pendapatan memperkuat langkah edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum dengan intensitas lebih tinggi di seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan.
AKP J. Silalahi, Kasatlantas Polres Padangsidimpuan sekaligus Kaopsda Operasi Zebra Toba, menyatakan bahwa peningkatan kegiatan hari ini menjadi strategi untuk memaksimalkan kesadaran publik akan keselamatan berlalu lintas.
Baca Juga: Kapolda Aceh Kunjungi Batalyon B Pelopor, Tekankan Peran Vital Brimob dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban "Kami melihat respons positif dari masyarakat. Hari ini pola pelaksanaan semakin dimasifkan agar seluruh lapisan masyarakat mendapat edukasi dan pengawasan. Perubahan perilaku berkendara harus muncul dari kesadaran, bukan semata karena penindakan," ujarnya.
Sejak pagi, petugas menyasar berbagai lapisan masyarakat melalui kegiatan preventif, termasuk sambang komunitas kendaraan roda dua dan roda empat, serta sosialisasi tertib berlalu lintas kepada sopir perusahaan dan pabrik
. Pesan keselamatan berkendara juga disebarkan melalui media sosial, media elektronik, serta pemasangan spanduk dan stiker di titik strategis.
Di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, ramp check terhadap pengemudi bus dan truk dilakukan secara rutin.
Pengecekan kelengkapan surat kendaraan dan dokumen pengemudi menjadi fokus utama.
Personel ditempatkan di berbagai lokasi rawan pelanggaran untuk memastikan keamanan dan ketertiban berlalu lintas tetap terjaga.
Selain edukasi, penegakan hukum tetap dijalankan dengan pendekatan modern berbasis teknologi.
Petugas tetap menerapkan teguran dan pembinaan, sambil memastikan transparansi dan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Keselamatan adalah prioritas utama kami. Operasi Zebra Toba ini tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik agar tertib berlalu lintas demi keamanan bersama," kata AKP Silalahi.