BATU BARA- Warga dari lima kecamatan di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mendesak dibukanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru di Kecamatan Talawi.
Mereka mengeluh antrean panjang dan sering habisnya stok BBM di SPBU Tanjung Tiram yang selama ini menjadi satu-satunya tempat pengisian bahan bakar di kawasan tersebut.
Baca Juga: Pertamina Perketat Pengawasan BBM di Bangka, Suplai Dinaikkan 13 Persen Keluhan ini disampaikan Handoko, warga Talawi, saat berbicara kepada wartawan BITVOnline.com.
Menurutnya, antrean kendaraan di SPBU Tanjung Tiram hampir terjadi setiap hari.
"Minyak di SPBU Tanjung Tiram sering habis. Kalau mau isi bensin, antre 30–40 menit.
Sudah antre panjang, kadang tiba-tiba diumumkan minyak habis," kata Handoko, Senin (17/11).
Dia menyebut warga dari Kecamatan Talawi, Tanjung Tiram, Nibung Hangus, Datuk Tanah Datar, dan Datuk Lima Puluh Pesisir semuanya bergantung pada satu SPBU tersebut.
Handoko menilai kondisi itu sudah tidak ideal, mengingat jumlah penduduk dan kendaraan terus meningkat.
"Kalau ada pengusaha yang buka SPBU di Talawi, saya yakin nggak akan rugi. Daya beli masyarakat besar dan populasinya ramai," ujarnya.Akibat stok BBM yang sering kosong, warga terpaksa membeli BBM eceran yang lebih mahal atau pergi ke kecamatan lain.
Mereka berharap pemerintah daerah maupun investor swasta segera membuka SPBU tambahan di Talawi.
"Kalau ada SPBU baru, masyarakat pasti lebih nyaman. Nggak perlu lagi antre panjang atau pulang tanpa minyak," tambah Handoko.