MEDAN - Sejumlah anggota tim penuntut (prosecution team) menerima ancaman melalui telepon dari nomor berkode negara India.
Sejak Minggu malam, Kepala Jaksa Penuntut (Chief Prosecutor) bersama seluruh anggota tim secara bertubi-tubi mendapat panggilan berisi intimidasi.
Para anggota tim menjelaskan kepada wartawan bahwa sejak malam sebelumnya, mereka menerima telepon berisi ancaman serta kata-kata kasar.
Baca Juga: Putusan Tribunal Menanti, Putra Sheikh Hasina Khawatir Ibunya Dijatuhi Hukuman Mati: “India Memberinya Perlindungan Penuh” Jaksa Tareq Abdullah mengungkapkan, sejak Minggu sore, panggilan dari nomor tidak dikenal mulai masuk dan berisi ancaman.
"Hari ini pun kami masih menerima beberapa panggilan. Sebagian besar menggunakan kode negara India. Mereka mengancam bahwa jika Sheikh Hasina dijatuhi hukuman, tidak seorang pun dari tim kami akan dibiarkan hidup," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Jaksa Penuntut Tajul Islam mengatakan dirinya menerima banyak panggilan ancaman.
"Pada satu titik, saya terpaksa mematikan ponsel. Bahasa dan isi ancamannya sama: jika pemimpin (Hasina) dijatuhi hukuman, mereka akan menghabisi hidup kami," kata Tajul.
Menanggapi pertanyaan wartawan, Tajul Islam menilai ancaman tersebut tidak perlu dianggap serius.
"Bahasa para pengecut, penakut, dan pelaku genosida memang seperti itu. Tidak ada yang perlu ditanggapi lebih jauh," tegasnya**
(ad)