CILACAP – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Pada Sabtu (15/11/2025), tim menurunkan 9 anjing pelacak untuk mempercepat pencarian warga yang masih tertimbun.
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, menjelaskan, operasi pencarian hari ini dibagi dalam lima area.
Baca Juga: Polri Kerahkan 155 Personel dan K9 untuk Cari 20 Korban Hilang Longsor Majenang Selain anjing pelacak, sebanyak 9 alat berat juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi.
"Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat bekerja maksimal untuk menemukan 20 warga yang masih belum ditemukan," kata Abdullah.
Longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB, menimpa 16 rumah di Dusun Cibuyut dan Tarukahan.
Hingga kini, tiga warga telah ditemukan meninggal, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian di reruntuhan material longsor.
Pemerintah daerah menyiapkan bantuan logistik dan tenda darurat bagi para korban yang selamat.
Operasi pencarian diprediksi akan memakan waktu beberapa hari mengingat kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum stabil.
Kawasan ini diminta untuk tetap waspada terhadap longsor susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.*
(d/dh)