BANDAH ACEH — Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Nursyam, melantik Muhammad Alqudri, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, pada Senin, 10 November 2025.
Pelantikan berlangsung dalam Sidang Luar Biasa Pengambilan Sumpah, Pelantikan, dan Serah Terima Jabatan di Aula Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Nursyam, didampingi Hakim Tinggi Kamaluddin dan Hakim Tinggi Aimafni Harli.
Turut hadir dalam acara itu para hakim tinggi, pejabat struktural dan fungsional PT Banda Aceh, Ketua PN Sinabang, Ketua PN Meulaboh, anggota Dharmayukti Karini (DYK), serta keluarga besar PN Suka Makmue.
Baca Juga: Wakapolda Aceh Ikuti Ziarah Nasional Hari Pahlawan di TMP Banda Aceh Dalam sambutannya, Nursyam menekankan tiga fungsi penting yang harus dijalankan oleh seorang Ketua Pengadilan agar lembaga yang dipimpinnya memiliki kinerja optimal.
Pertama, fungsi judisial, yakni penguasaan terhadap hukum formil dan materil. Seorang Ketua PN, kata Nursyam, wajib memiliki kemampuan membimbing hakim lain, khususnya yang lebih muda.
Kedua, fungsi manajerial. Menurutnya, seorang Ketua PN harus mampu menjalankan manajemen pengadilan dari aspek perencanaan, pengarahan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi.
Ketiga, fungsi administratif, yang menuntut seorang Ketua PN memahami urusan administrasi dan keuangan, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana kantor.
"Selain tiga fungsi itu, seorang Ketua Pengadilan juga harus membangun koordinasi dan komunikasi dengan Forkopimda serta unsur strategis lain di wilayahnya," ujar Nursyam.
Ia menegaskan bahwa arahan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh Ketua Pengadilan di lingkungan hukum Aceh.
Muhammad Alqudri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sinabang.
Ia menggantikan Astramuddin, yang kini mendapat promosi sebagai Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Pekanbaru.
Pelantikan Alqudri juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua Cabang Dharmayukti Karini PN Suka Makmue dari Nyonya Astramuddin kepada Nyonya Muhammad Alqudri, disaksikan langsung oleh Pengurus Daerah Dharmayukti Karini Aceh.