DENPASAR – Kepolisian Daerah (Polda) Bali melanjutkan program Jumat Curhat dengan menyapa pengelola dan pelaku usaha watersport di kawasan Benoa, Kabupaten Badung, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini digelar di Hotdog Watersport, Jl. Pratama No.62E, dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penegakan hukum di sektor pariwisata dan perairan.
Kegiatan dibuka oleh Dirpolairud Polda Bali yang diwakili Kasubdit Patroli Airud, AKBP Machfud Didik Wiratmoko, S.H., M.M., diikuti sejumlah pejabat Polda Bali, termasuk Kasi Binkommas Ditbinmas, AKP I Ketut Widiartha, S.H..
Baca Juga: Polda Metro Tetapkan 8 Tersangka Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Termasuk Roy Suryo Cs! Dalam sambutannya, Ditpolairud menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, kelompok nelayan, dan pelaku wisata penyedia jasa watersport.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:- Pelaporan Kerusakan Alat Watersport: Masyarakat dan penyewa jasa diminta melaporkan jika ada alat yang rusak untuk ditindaklanjuti Ditpolairud.- Pembangunan Pos Ditpolairud di Tanjung Benoa: Pos ini bertujuan mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat, khususnya pengelola jasa watersport, agar setiap laporan dapat segera ditangani.- Kebersihan dan Keamanan Wilayah: Semua pihak dihimbau menjaga kebersihan dan keamanan sekitar serta melaporkan setiap keluhan atau insiden ke Ditpolairud Polda Bali.
Program Jumat Curhat merupakan bagian dari upaya Polri menghadirkan pelayanan yang Dharma: Disiplin, Humanis, Akuntabel, Responsif, Melayani dengan Hati, dan Integritas tinggi.
Melalui kegiatan ini, Polda Bali berharap hubungan yang harmonis terjalin antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan kualitas layanan wisata perairan.
"Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dan pelaku usaha watersport dapat lebih proaktif melaporkan setiap masalah, serta bersama-sama menjaga perairan Bali yang aman, bersih, dan produktif," ujar AKBP Machfud Didik.*
(ad)