JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Komite Reformasi Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/11/2025) pukul 16.00 WIB.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah memperkuat reformasi institusi kepolisian.
Beberapa nama tokoh nasional disebut-sebut akan dilantik sebagai anggota komite.
Baca Juga: Bos Tambang Batu Bara Ilegal di Kawasan IKN Ditangkap Bareskrim, Negara Rugi Rp5,7 Triliun! Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Yusril Ihza Mahendra, mengaku belum mengetahui apakah dirinya termasuk anggota yang akan dilantik.
"Saya dilantik atau tidak saya belum tahu. Tapi betul nanti jam 16.00 WIB akan ada pelantikan Komite Reformasi Polri. Tapi siapa saja yang akan dilantik, saya belum tahu," ujar Yusril kepada wartawan.
Yusril membenarkan dirinya diundang menghadiri pelantikan, meski belum mengetahui apakah namanya akan dibacakan sebagai anggota.
Sementara itu, pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie membenarkan dirinya akan dilantik menjadi anggota komite.
"Ya," jawab Jimly singkat saat dihubungi media.
Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo telah mengantongi 9 nama calon anggota Komite Reformasi Polri.
Susunan anggota berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh hukum dan tokoh yang memiliki pengalaman serta kompetensi di bidang kepolisian.
"Nanti tunggu nama-namanya diumumkan oleh Presiden. Yang pasti adalah tokoh-tokoh yang kompeten di bidang hukum dan kepolisian," ujar Prasetyo.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum mengumumkan apakah ada mantan Kapolri yang masuk dalam susunan komite.