SOLO – Keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memastikan pemakaman Raja PB XIII akan digelar pada Rabu (5/11) mendatang di kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan internal keluarga, berbeda dari rencana awal yang dijadwalkan pada Selasa (4/11).
Gusti Kanjeng Ratu Wandansari, adik almarhum yang akrab disapa Gusti Moeng, menyampaikan bahwa jenazah PB XIII akan terlebih dahulu transit di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung, sebelum diberangkatkan menuju Yogyakarta.
Baca Juga: Kabar Duka, Raja Kasunanan Surakarta PB XIII Mangkat di Usia 77 Tahun "Keputusan bersama keluarga besar dan bebadan keraton, jenazah almarhum akan transit di Loji Gandrung, kemudian diberangkatkan ke Makam Raja-Raja Imogiri pada Rabu pekan depan," ujar Gusti Moeng, Minggu (2/11).
Gusti Moeng menambahkan, seluruh tata cara upacara pemakaman sedang dipersiapkan.
Prosesi adat, perangkat upacara, serta pihak-pihak yang terlibat telah dirapatkan bersama para pengageng, wakil pengageng, bebadan, serta sentana dalem.
"Tradisi adat yang sudah dijalankan sejak era PB XII akan kembali dilaksanakan secara utuh untuk menghormati kepergian Sinuhun PB XIII," kata dia.
PB XIII wafat pada pukul 07.30 WIB di RS Indriati Solo Baru, setelah menjalani perawatan intensif selama sekitar satu bulan akibat komplikasi penyakit.
Sebelumnya, almarhum sempat mengikuti upacara Adang Dal, ritual memasak nasi yang digelar delapan tahun sekali, pada awal September.
Almarhum juga sempat menjalani cuci darah akibat gangguan ginjal, namun kondisinya tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
Saat ini, jenazah PB XIII tengah disucikan di Masjid Pujosono. Masyarakat diperkenankan melayat mulai Senin (3/11) pagi.
Rencananya, jenazah akan dimasukkan ke peti pada Minggu sekitar pukul 18.00 WIB, sebelum prosesi pemakaman dilakukan pada Rabu mendatang.*