JAKARTA– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Pemagangan Nasional Batch 2, menyasar lulusan perguruan tinggi dengan target pelaksanaan pada pertengahan November 2025.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja generasi muda Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan, pemerintah membuka kesempatan bagi sekitar 80.000 fresh graduate untuk mengikuti pemagangan di berbagai sektor industri di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Kemnaker Buka Batch 2 Magang Nasional, Ini Jadwal dan Kuotanya! "Di batch 2 ini, Kemnaker mendorong perluasan akses magang tidak hanya di perusahaan swasta dan BUMN, tetapi juga di kantor Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/10).
Program Pemagangan Nasional 2025 merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan pengalaman kerja langsung kepada lulusan perguruan tinggi, sekaligus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan Sumber Daya Manusia Nasional. Program ini sebelumnya telah berjalan pada Batch 1 untuk 20.000 peserta sejak 13 Oktober 2025.
Selama mengikuti program magang selama enam bulan, peserta akan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) melalui Bank Himbara. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung oleh pemerintah.
Yassierli menegaskan, program ini juga menguntungkan dunia usaha.
"Perusahaan memperoleh akses ke talenta muda berkualitas, kontribusi terhadap pembangunan SDM nasional, efisiensi biaya pelatihan, serta menjadi sarana pra-rekrutmen yang efektif. Selain itu, program ini meningkatkan citra dan tanggung jawab sosial perusahaan," jelasnya.
Pendaftaran bagi perusahaan penyelenggara Batch 2 dibuka sejak 24 Oktober 2025 dan akan ditutup pada 5 November 2025.
Perusahaan dapat mendaftar melalui platform digital SIAPkerja di https://maganghub.kemnaker.go.id
Setelah melewati proses verifikasi, perusahaan resmi dapat mulai merekrut peserta magang.
Dengan langkah ini, Kemnaker berharap Program Pemagangan Nasional Batch 2 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi para lulusan perguruan tinggi serta dunia usaha di Indonesia.*