Refleksi '08 IMO-Indonesia': Siap Go Internasional

gusWedha - Senin, 27 Oktober 2025 20:20 WIB
Refleksi '08 IMO-Indonesia': Siap Go Internasional. (foot: Ist/BITV)

JAKARTA - Delapan tahun perjalanan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia menjadi momentum berharga untuk merefleksikan kembali kiprah dan kontribusi organisasi badan usaha pers Indonesia ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

Sebagai organisasi yang tumbuh dari bawah, perjalanan IMO untuk sampai di tahap ini bukan sebuah perjuangan yang mudah. Jatuh-bangun, maju-mundur, sampai dengan kembang-kempis telah menghiasi trajektori panjang IMO untuk terus bisa berdiri di tengah dinamika dan tantangan yang luar biasa.

Sedikit flashback, pada saat berdiri, IMO telah hadir sebagai salah satu organisasi badan usaha pers online di Indonesia. Waktu itu, asosiasi media hanya sebatas para pewartanya, sementara untuk asosiasi badan usaha pers di sektor online belum begitu terlihat.

Baca Juga: Forum Kerja Sama Kepolisian RI-Arab Saudi, Bali Siap Jadi Tuan Rumah dengan Keamanan Maksimal

Sebagai salah satu pionir, IMO hadir dengan satu keberanian yang tinggi dengan melihat berbagai peluang dan tantangan yang ada. Ketika diresmikan, IMO belum tumbuh sebagai organisasi dengan jaringan yang cukup besar. Tercatat hanya ada beberapa media yang menjadi anggota IMO.

Namun, berkat konsistensi untuk terus tumbuh dan berkembang, ditambah beberapa gebrakan besar yang menjadi daya tarik organisasi ini, seperti pembuatan e-certificate yang mengintegrasikan seluruh peta sebaran media anggota se-Indonesia.

Inovasi ini cukup efektif membuat perusahaan media bergabung dalam satu barisan. Alhasil, seiring berjalannya waktu, jumlah keanggotaan terus bertambah hingga mencapai ratusan media dari berbagai daerah di Tanah Air yang menjadi kekuatan bersama.

Komitmen utama IMO adalah bukan hanya memperjuangkan eksistensi media anggota, tapi juga mengokohkan peran strategis pers dalam mendorong pemberitaan nasional yang masif, kredibel dan dapat dipercaya masyarakat.

Senafas dengan Asta CitaJika hari ini negara republik Indonesia tengah berjuang untuk mewujudkan visi besar bangsa yang tertuang dalam Acta Cita Presiden Prabowo Subianto, maka IMO sejak awal berdiri sudah menafasi semangat yang sama, dan nilai-nilai prinsipil yang terus dipegang dan diperjuangkan selaras dengan apa yang menjadi bagian integral dari visi besar pemerintahan saat ini, yakni menciptakan generasi emas 2045. Persenyawaan visi dan semangat itu dapat dilihat dari konsistensi IMO selama delapan tahun membangun negeri melalui pemberitaan yang edukatif dan mencerdaskan.

IMO-Indonesia terus menunjukkan komitmen dalam mendampingi dan mengembangkan media-media menengah ke bawah, khususnya media yang padat karya, namun memiliki keterbatasan modal dan teknologi untuk tumbuh, berkembang dan bersaing dengan media-media yang telah mapan.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, transformasi media adalah sesuatu yang bukan saja ditakdirkan untuk beradaptasi, tapi juga tantangan yang dihadapi adalah yang paling tidak mudah untuk dilewati.

Bagi media-media besar dengan sumber daya kapital yang kuat, kemajuan teknologi adalah sesuatu yang sangat mempermudah akselerasi dan ekspansi. Hal ini membuat mereka kian mendominasi ruang pemberitaan cetak maupun daring.

Sementara, di saat yang sama, media-media kecil kerap berjuang dengan penuh kegetiran dengan segala keterbatasan teknologi, finansial, dan sumber daya manusia untuk bisa menjaga keberlanjutan. Alhasil, di tengah situasi penuh ketidakpastian ini, IMO-Indonesia hadir sebagai payung yang melindungi, memberdayakan, sekaligus memperjuangkan keberlangsungan media lokal agar tetap relevan dan berdaya saing.


Editor
: Adelia Syafitri

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kemkomdigi Ancam Blokir Wikipedia Jika Wikimedia Tak Daftar PSE dalam 7 Hari

Nasional

KI Babel Angkat Bicara Soal Sengketa Informasi: Sudah Selesai Hingga Mahkamah Agung

Nasional

Roy Suryo Pimpin Aksi “Mimbar Rakyat” di DPR: Tunjukkan Ijazahmu Jokowi!

Nasional

Akhiri Sengketa Panjang! Bobby Nasution Putuskan Relokasi SMA Negeri 5 Pematangsiantar, Ini Alasannya

Nasional

Sinergi Media dan Pemerintah, Wagub Fadhlullah Ajak Wartawan Lebih Aktif Kawal Isu Kebencanaan Aceh

Nasional

Komdigi Ultimatum Wikimedia Daftar PSE, Wikipedia Terancam Diblokir dalam 7 Hari