JAKARTA – Pegiat media sosial sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, mengaku tengah melakukan penelitian tentang masa lalu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Penelitian tersebut rencananya akan dibukukan dengan judul "Jokowi's Dark Life".
Pernyataan ini disampaikan Tifa saat hadir dalam program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews TV, Selasa (14/10/2025) malam.
Baca Juga: Roy Suryo Sebut UGM Akan Menyesal Pernah Akui Ijazah Jokowi Asli: Tunggu Tanggal Mainnya! Ia menyebut bahwa riset dilakukan secara paralel dan melibatkan pendekatan sejarah serta budaya.
"Kami saat ini sedang melakukan penelitian paralel. Penelitian pertama adalah tentang jejak masa lalu Joko Widodo. Nanti, insya Allah akan segera kami bukukan. Nama bukunya adalah Jokowi's Dark Life," ujar Tifa.
Tifa menambahkan, salah satu fokus dari penelitian tersebut adalah silsilah keluarga Presiden Jokowi. Ia menegaskan bahwa penelitian dilakukan dengan metodologi ilmiah, termasuk pendekatan sejarah, kultur, dan budaya.
"Berkaitan dengan silsilah tentu saja. Jadi kami melakukan berbagai pendekatan metodologi, salah satunya adalah metodologi sejarah, kultur, dan budaya," jelasnya.
Sebagai bagian dari proses riset, Tifa juga mengungkap bahwa ia bersama mantan Menpora Roy Suryo sempat berziarah ke makam orang tua Presiden Jokowi, yakni Widjiatno Notomihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo, di Karanganyar, Jawa Tengah.
Kunjungan tersebut menurut Tifa bertujuan untuk melengkapi data lapangan, serta sebagai bentuk studi observasi dalam proses verifikasi hasil riset yang akan dipublikasikan.
"Itu makanya kami perlu untuk datang, sekaligus ziarah, sekaligus kami melakukan studi observasi untuk melengkapi, untuk memvalidasi hasil penelitian yang akan kami bukukan," jelasnya.
Dokter Tifa menekankan bahwa kajian terhadap masa lalu tokoh publik, termasuk kepala negara, adalah hal yang lumrah dalam dunia akademik dan ilmiah.
Ia mencontohkan bagaimana tokoh dunia seperti mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, juga menjadi objek berbagai penelitian mengenai asal-usul dan latar belakang keluarganya.