SERDANG BEDAGAI — Upaya pelestarian lingkungan terus digalakkan demi menyelamatkan kawasan pesisir yang terancam abrasi.
Komunitas Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) bersama PT Socfindo menanam 1.000 pohon mangrove di sepanjang bibir pantai Dusun I, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu (11/10/2025).
Penanaman mangrove ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kritis pantai Bagan Kuala yang telah kehilangan sekitar 1 kilometer daratan akibat abrasi laut dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.
Baca Juga: Hutan Bukan Warisan, Tapi Titipan: Pemprov Sumut Gencarkan Rehabilitasi Mangrove dan Perhutanan Sosial "Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah abrasi pantai. Kita menanam mangrove di bibir pantai sebagai bentuk pelestarian. Abrasi yang terjadi sangat luar biasa, kami sudah kehilangan satu kilometer daratan sejak 40 tahun lalu," ujar Kepala Desa Bagan Kuala, Safril, di sela kegiatan.
Menurut Safril, abrasi yang terus-menerus mengikis pesisir Bagan Kuala kini menjadi ancaman nyata terhadap keberadaan desa itu sendiri.
Ia berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan lebih serius memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan di wilayah pesisir Serdang Bedagai.
"Kalau tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin Desa Bagan Kuala akan hilang dari peta. Kami mohon perhatian lebih dari pihak berwenang dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan perusahaan," tambah Safril.
Kegiatan penghijauan ini juga didukung penuh oleh pihak swasta, salah satunya PT Socfindo.
Perwakilan perusahaan, Julius Ginting, menyampaikan komitmen Socfindo untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
"Kami sangat berterima kasih telah dilibatkan dalam kegiatan ini. Lingkungan adalah titipan Tuhan untuk anak cucu kita, dan menjaga kelestariannya adalah tanggung jawab bersama," ungkap Julius.
Ketua PRCLH, Rifaldi, yang memimpin langsung aksi tanam mangrove ini berharap agar program seperti ini tidak berhenti di satu titik saja.