Gorila Muda Eyare Tewas di Kebun Binatang Calgary Akibat Kesalahan Staf, Pihak Kebun Binatang Janji Tindakan Pencegahan

BITVonline.com - Kamis, 28 November 2024 13:01 WIB

KANADA– Seekor gorila muda berusia dua tahun di Kebun Binatang Calgary, Alberta, Kanada, meninggal dunia setelah kepala hewan tersebut terhantam pintu hidrolik yang tidak sengaja diaktifkan oleh seorang staf. Kematian tragis gorila bernama Eyare tersebut terjadi pada minggu lalu, dan saat ini kebun binatang sedang melakukan investigasi terkait insiden tersebut.

Menurut pihak kebun binatang, staf yang terlibat berusaha memisahkan Eyare dari kelompok gorila lainnya untuk melakukan sesi latihan tunggal. Namun, saat proses tersebut berlangsung, pintu hidrolik yang digunakan untuk membatasi ruang gerak gorila secara tidak sengaja terpicu dan menghantam kepala Eyare, menyebabkan cedera parah yang akhirnya merenggut nyawanya.

Colleen Baird, Direktur Perawatan Satwa Kebun Binatang Calgary, menyampaikan rasa terkejut dan duka yang mendalam atas kejadian tersebut. “Tragedi ini sangat mengejutkan kami semua. Kehidupan Eyare yang singkat namun berdampak besar telah membawa begitu banyak kegembiraan bagi komunitas kami, dan dia akan sangat dirindukan oleh semua orang,” ujar Baird dalam konferensi pers.

Sebagai langkah tanggung jawab, staf yang terlibat dalam insiden tersebut segera dibebastugaskan dari posisi mereka dan akan dipindahkan ke area lain di kebun binatang. Pihak Kebun Binatang Calgary juga berjanji akan mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan, termasuk pelatihan lebih lanjut bagi staf dan program pelatihan perilaku satwa, guna memastikan insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Kematian Eyare bukanlah insiden pertama yang melibatkan hewan di kebun binatang akibat kelalaian. Sebelumnya, pada tahun 2016, seekor berang-berang tenggelam setelah tersangkut pada celana yang dijatuhkan oleh penjaga kebun binatang. Pada tahun 2013, seekor penguin juga tewas setelah menelan tongkat yang terjatuh, dan pada 2009, seekor kapibara tertimpa pintu hidrolik yang sama.

Tragedi ini memicu perhatian dari Animal Justice, sebuah organisasi nirlaba yang mengadvokasi perlakuan manusiawi terhadap hewan di Kanada. Mereka mendesak adanya investigasi independen terkait keselamatan hewan dan pengawasan yang lebih ketat di kebun binatang tersebut.

Kebun binatang berjanji akan melakukan segala upaya untuk memastikan keselamatan hewan-hewan lainnya, dan terus meningkatkan standar perawatan serta pelatihan bagi staf demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Sah! Kesepakatan Dagang Diteken, Tarif Impor Indonesia ke AS Turun dari 32 ke 19 Persen

Nasional

Universitas Aufa Royhan Resmi Gelar Program Profesi Apoteker, Perkuat Pendidikan Kesehatan di Sumut

Nasional

Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Sawang Selesai Tepat Waktu

Nasional

Satgas Saber Pangan Polda Bali Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Ramadhan

Nasional

HMI Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota Binjai Belum Beri Perubahan Nyata: Tidak Butuh Pencitraan

Nasional

Bupati Simalungun Hadiri Milad Ke-6 Pesantren Darul Putera Madinah, Ajak Generasi Santri Berkarakter