JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI saat berlayar dengan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat untuk menyaksikan sailing pass kapal perang TNI AL dan parade alutsista, Kamis (2/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyematkan tanda kehormatan kepada prajurit TNI AL serta sejumlah satuan TNI. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa besar para perwira tinggi yang telah berbakti melebihi panggilan tugas.
"Saudara-saudara sekalian, hari ini kita menyampaikan penghargaan kepada perwira yang telah memberi pengabdian terbaik sepanjang kariernya. Walaupun mereka sudah pensiun, negara tetap memberikan kenaikan pangkat istimewa," ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan untuk 18 Prajurit TNI di Presidential Inspection HUT ke-80 TNI Menurut Presiden, semangat pengabdian yang ditunjukkan para purnawirawan menjadi teladan bagi generasi penerus TNI. "Semua perwira tinggi ini terus membuktikan, meskipun pensiun, dedikasi mereka tetap untuk kehormatan dan kekuatan bangsa Indonesia," tambahnya.
Berikut daftar 11 purnawirawan yang menerima kenaikan pangkat istimewa:
Jenderal Kehormatan Herman Bernhard Leopold Mantiri – Akmil 1962, pernah menjabat Pangdam IX/Udayana, Asops Kasum ABRI, Kasum ABRI.
Jenderal Kehormatan Bibit Waluyo – Akmil 1972, pernah menjadi Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam Jaya, Pangkostrad.
Laksamana Kehormatan Didit Herdiawan – AAL 1984, pernah menjadi Wakasal, Kasum TNI, Irjen TNI.
Laksamana Kehormatan Ahmad Taufiqurrahman – AAL 1985, pernah menjabat Pangarmabar, Wakasal, Kepala Bakamla.
Marsekal Kehormatan Donny Ermawan – AAU 1988, pernah menjabat Dansesko AU, Pangkoops AU II, Sekjen Kemhan, kini Wamenhan.
Letjen Kehormatan Lodewick Pusung – Akmil 1985, pernah menjabat Pangdiv 1, Pangdam I/Bukit Barisan, Asops Panglima TNI.
Letjen Kehormatan Untung Budiharto – Akmil 1988, pernah menjabat Sestama BNPT, Pangdam Jaya, Stafsus KSAD.