MEDAN - Keinginan untuk kembali menjalin hubungan dengan mantan pacar setelah putus kontak (lost contact) sering kali menimbulkan dilema. Bagi sebagian orang, ini adalah peluang kedua untuk memperbaiki hubungan yang sempat kandas.
Namun, ada pula yang melihatnya sebagai langkah mundur, mengingat hubungan itu berakhir karena alasan tertentu.
Terapis keluarga dan pernikahan asal Amerika Serikat, Jenn Mann, dalam artikelnya di InStyle mengungkapkan sejumlah pertimbangan penting sebelum seseorang memutuskan untuk balikan dengan mantan.
Pertama: Ingat Alasan Putus Baca Juga: Terlalu Royal pada Pasangan Bisa Berdampak Buruk, Begini Penjelasannya Mann menekankan bahwa sangat mudah mengalami "amnesia emosional" setelah kegagalan hubungan yang berulang. Maka penting untuk bertanya pada diri sendiri:
Apa alasan hubungan ini berakhir dulu?
Apakah saya sedang mengidealkan masa lalu?
Apa yang sudah berubah, sehingga saya percaya kali ini akan berbeda?
"Kecuali kedua belah pihak telah banyak memperbaiki diri, mereka kemungkinan akan terjebak dalam pola yang sama," ujar Mann.
Kedua: Apakah Ada Penyesalan Nyata?
Permintaan maaf, menurut Mann, tidak cukup jika hanya sebatas kata. Yang diperlukan adalah kesadaran dan tanggung jawab atas rasa sakit yang ditimbulkan.
"Maaf yang tulus datang dari pemahaman mendalam atas luka yang kita sebabkan, dan keinginan untuk memperbaiki," tulis Mann.
Ketiga: Maukah Memperbaiki yang Telah Rusak?