JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertemu dengan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim, yang viral karena aksinya berguling-guling di tanah depan rumahnya.
Pertemuan ini berlangsung untuk mengklarifikasi perselisihan Yai Mim dengan tetangganya, NS, yang telah menjadi sorotan publik.
Menurut penuturan Yai Mim dalam kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Selasa (30/9), persoalan bermula dari lahan parkir. Tetangganya memiliki usaha rental mobil, namun parkir yang tersedia terbatas sehingga mobilnya diparkir di depan rumah Yai Mim, sehingga menghalangi mobil milik Yai Mim keluar masuk.
Baca Juga: Klarifikasi Yai Mim: Kronologi Tuduhan Pencabulan Eks Dosen UIN Malang Terkuak! "Parkir di depan rumah saya. Mobil saya nggak bisa keluar, mungkin dia pikir saya sedang keluar kota," jelas Yai Mim. Ia menambahkan, untuk memindahkan mobil, dirinya dan istrinya harus berulang kali menghubungi tetangga dan karyawan untuk mendapatkan kunci, hingga akhirnya berhasil memindahkan mobil sendiri.
Kasus ini memicu kehebohan publik setelah video memperlihatkan Yai Mim berguling-guling di tanah dan mendatangi kantor polisi dengan kepala diperban. Tidak hanya masalah parkir, Yai Mim juga sempat dituduh cabul oleh tetangganya, padahal saat itu ia mengenakan celana pendek dan sarung.
Akibat kejadian ini, Yai Mim sempat dinonaktifkan sebagai dosen UIN Malang dan sempat diusir dari rumahnya.
Dedi Mulyadi berharap agar permasalahan ini dapat segera selesai dan semua pihak berada dalam keadaan baik. "Semoga Pak Yai Mim baik-baik, semua baik-baik, sehat dan berkah selalu," ujarnya.*