JAKARTA –
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Pemerintah Belanda telah sepakat mengembalikan sekitar 30.000 artefak bersejarah asal Indonesia yang selama ini berada di negeri kincir angin tersebut. Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan dan kerja sama erat antara kedua negara.Hal ini diungkapkan Prabowo setelah melakukan lawatan kenegaraan ke sejumlah negara Eropa, termasuk Belanda. Ia menyampaikan kabar tersebut sesaat setelah mendarat di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025)."Di Belanda saya diterima dengan sangat baik oleh Raja. Dan Belanda mengembalikan 30 ribu item, artefak yang mereka bawa dari Indonesia. Dikembalikan ke kita," ujar Prabowo kepada wartawan.
Baca Juga: Usai Lawatan ke Luar Negeri, Prabowo Langsung Panggil Kepala BGN soal Keracunan MBG Koleksi Bersejarah Termasuk Fosil "Manusia Jawa"Pemerintah Belanda juga mengonfirmasi bahwa pengembalian ini mencakup lebih dari 28.000 fosil dari Koleksi Dubois, termasuk fragmen tulang dari "Java Man" (Manusia Jawa), fosil Homo Erectus yang sangat penting dalam studi evolusi manusia."Koleksi ini merupakan sumber penting dalam penelitian tentang evolusi manusia. Atas permintaan Indonesia, kami mentransfernya sebagai bagian dari tanggung jawab sejarah," demikian pernyataan resmi pemerintah Belanda, dikutip dari Reuters.Koleksi tersebut selama ini disimpan di Universitas Leiden. Pemerintah Belanda menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengklaim artefak itu sebagai miliknya, dan memutuskan pemulangan berdasarkan rekomendasi Komite Koleksi Kolonial independen.