MANADO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (
BMKG) mengingatkan masyarakat di enam kabupaten/kota di Sulawesi Utara (
Sulut) untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada Selasa (23/9/2025)."Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ujar Koordinator Bidang Operasional
BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Astrid Y Lasut, Senin (22/9/2025).Enam wilayah yang berpotensi terdampak yakni Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta Kabupaten Kepulauan Talaud.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Senin 22 September 2025: Cerah dan Cerah Berawan Selain itu,
BMKG juga menyebutkan cuaca bervariasi dari cerah hingga hujan ringan berpotensi terjadi hingga Minggu (28/9/2025) di beberapa daerah lain, seperti Manado, Bitung, Kotamobagu, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Talaud.Astrid menjelaskan, cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Ragasa di Laut Filipina Timur, tepatnya di utara-timur laut Tahuna. Siklon tersebut menimbulkan hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah
Sulut.Selain itu, nilai anomali suhu permukaan laut 0,5 – 2,5 derajat Celsius ikut menambah massa uap air di sekitar perairan Sulawesi Utara. Ditambah adanya belokan angin (shearline), konvergensi, dan labilitas lokal yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir.*
(at/j006)