JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (
DPN) Komunitas Banteng Asli Nusantara (
Kombatan), Budi Mulyawan atau akrab disapa Cepy, menegaskan pentingnya
reformasi hukum dan pemberantasan
korupsi sebagai agenda utama bangsa dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8
Kombatan yang diperingati hari ini.Dalam keterangan persnya, Budi menyoroti sejumlah isu krusial yang harus menjadi prioritas pemerintah, seperti penegakan
hukum yang bersih,
reformasi kepolisian dan kejaksaan, pendidikan serta
kesehatan gratis, perlindungan buruh, serta dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (
UMKM)."Kepolisian sebagai garda depan penegakan
hukum masih kerap mendapat kritik akibat penyalahgunaan kewenangan. Pengawasan internal dan eksternal harus diperkuat agar kepercayaan publik dapat pulih," ujar Budi.
Baca Juga: Bappenda Batu Bara Siapkan Razia Kendaraan Bermotor, Bahas Opsen PKB dan Mutasi Kendaraan Ia menambahkan bahwa Presiden sebagai kepala negara wajib menunjukkan komitmen politik nyata untuk mendukung
reformasi kepolisian dengan mekanisme pengawasan pluralis agar kekuasaan
hukum tidak terkonsentrasi pada satu lembaga saja.Selain itu, Budi menyoroti
reformasi kejaksaan yang perlu mengedepankan keadilan restoratif. "Jaksa harus diberi ruang menyelesaikan perkara dengan pendekatan yang lebih manusiawi, bukan sekadar meng
hukum," katanya.Dalam hal pemberantasan
korupsi, Budi menegaskan perlunya mengembalikan integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (
KPK) dengan proses rekrutmen independen dan seleksi komisioner bebas intervensi politik. "
KPK harus menjadi alat pemberantasan
korupsi yang efektif, bukan sekadar simbol," tegasnya.Budi juga menegaskan strategi memiskinkan koruptor dengan menyita aset hasil
korupsi untuk membiayai pendidikan,
kesehatan, dan infrastruktur sebagai jalan mewujudkan kesejahteraan rakyat.