JAKARTA – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (
KSP) Muhammad Qodari menyebut posisi dan pengaruh Indonesia di panggung global kian menguat, seiring dengan kehadiran
Presiden Prabowo Subianto sebagai pembicara ketiga dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (
PBB) yang akan digelar di New York pada 22–23 September 2025.Qodari menyampaikan hal tersebut saat membuka acara DGVERS 2025: Celebrating Connectivity, Creativity & Community di The Dome Sparks, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9)."Kita melihat pengaruh Indonesia yang semakin kuat di
dunia internasional. Kehadiran
Presiden Prabowo sebagai salah satu pembicara awal di Sidang Umum
PBB merupakan bukti konkret," kata Qodari di hadapan para peserta.
Baca Juga: Portugal Resmi Akui Kemerdekaan Palestina, Akan Diumumkan Jelang Sidang Umum PBB Sidang Umum
PBB tahun ini akan dihadiri oleh puluhan kepala negara dan pemerintahan dari seluruh
dunia. Posisi Indonesia sebagai negara ketiga yang berbicara dalam forum tersebut dinilai sebagai pengakuan internasional atas peran strategis dan kepemimpinan Indonesia dalam berbagai isu global."Dari sekian banyak pembicaraan, insyaallah Indonesia,
Presiden Prabowo, akan menjadi pembicara nomor tiga. Ini suatu kebanggaan bagi kita semua," ujarnya.Lebih lanjut, Qodari menyoroti intensitas diplomasi luar negeri yang dilakukan
Presiden Prabowo dalam beberapa waktu terakhir. Prabowo tercatat telah melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah negara, termasuk
Jepang dan
Amerika Serikat, sebagai bagian dari agenda memperkuat hubungan bilateral dan membangun posisi strategis Indonesia di tataran internasional.