JAKARTA – BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID, terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas fasilitas pemurnian (smelter) aluminium demi mendukung swasembada aluminium di Indonesia. Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menegaskan bahwa langkah ekspansi ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan aluminium domestik yang terus meningkat dapat dipenuhi dengan maksimal.
“Total kebutuhan aluminium nasional saat ini mencapai 1 juta ton per tahun, dan diperkirakan akan terus tumbuh antara 5 hingga 10 persen setiap tahunnya. Namun, kapasitas produksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), yang merupakan salah satu anggota MIND ID, masih terbatas pada 275 ribu ton per tahun,” ujar Dilo dalam keterangannya pada Selasa, 3 Desember 2024.
Untuk itu, MIND ID berkomitmen mengurangi ketergantungan pada impor aluminium dengan meningkatkan kapasitas smelter yang ada. Salah satu upaya utama adalah memperluas kapasitas fasilitas smelter aluminium di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, serta pembangunan fasilitas produksi aluminium baru di Mempawah, Kalimantan Barat. Diharapkan, dengan ekspansi ini, kapasitas produksi nasional dapat meningkat menjadi 1 juta hingga 1,1 juta ton dalam lima tahun mendatang.
Dilo juga menjelaskan bahwa permintaan aluminium domestik sangat besar, seiring dengan berkembangnya sektor industri dan konstruksi di Indonesia. MIND ID siap untuk melakukan investasi besar dalam proyek ekspansi ini, dengan perhitungan investasi sekitar US$1 miliar per juta ton kapasitas produksi alumina, dan US$2,5 miliar per juta ton kapasitas produksi aluminium.Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor aluminium yang selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia. Dengan adanya smelter yang lebih besar dan lebih modern, Indonesia akan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan aluminium dalam negeri, serta menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian nasional.
(JOHANSIRAIT)