JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Tersangka terbaru adalah mantan Direktur Utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto (IKL).
Penetapan dilakukan setelah penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa 277 saksi dan 4 orang ahli, serta menemukan bukti kuat keterlibatan Iwan Kurniawan dalam skema korupsi fasilitas kredit dari sejumlah bank pembangunan daerah.
"Berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan, pada hari ini penyidik kembali menetapkan satu orang tersangka berinisial IKL, eks Dirut Sritex," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung, Rabu (13/8/2025) di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.
Rangkaian Tersangka dan Skema Kredit Fiktif
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka, termasuk pejabat bank dari Bank DKI, Bank BJB, dan Bank Jateng, serta petinggi dan komisaris PT Sritex.
Beberapa nama yang sudah ditetapkan tersangka sebelumnya antara lain:
Allan Moran Severino (AMS) – Direktur Keuangan PT Sritex 2006–2023
Iwan Setiawan Lukminto (ISL) – Komisaris PT Sritex & saudara kandung IKL
Yuddy Renaldi (YR) – Dirut Bank BJB 2009–2025
Supriyatno (SP) – Dirut Bank Jateng 2014–2023
Babay Farid Wazadi (BFW) – Eks Direktur Kredit UMKM Bank DKI