BATU BARA - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, aksi unik sekaligus menyentil dilakukan S (45), buruh nelayan asal Dusun VI, Desa Sumber Tani, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Ia mengibarkan bendera terbuat dari karung beras di depan rumahnya sebagai bentuk protes karena tidak menerima bantuan beras dari pemerintah.
Bendera dari karung beras itu dipasang setengah tiang, memancing perhatian warga yang melintas. Beberapa bahkan merekam momen tersebut dan membagikannya ke media sosial.
Menurut keterangan warga kepada wartawan bitv, aksi tersebut dilakukan spontan oleh S sebagai wujud kekecewaan. Ia mengaku kondisi ekonominya sangat sulit dan merasa layak mendapatkan bantuan.
"Ini mungkin cara masyarakat kecil menyampaikan protes terhadap kebijakan pemerintah," ujarnya singkat.
Aksi simbolis ini menjadi sindiran keras di tengah suasana menjelang HUT ke-80 RI, ketika bendera Merah Putih semestinya berkibar di setiap rumah, namun di halaman rumah S justru terpampang bendera dari karung beras kosong.*